Sudah sebulan gue liburan. Sebulan, gue nggak mendengar teriakan ammu penjual es tebu yang menyuruh untuk mampir di kedainya, ataupun teriakan ammu supir angkot yang menyuruh gue untuk memasuki kendaraannya. Kalau gue piker-pikir lagi, ternyata orang sana memang senang menyuruh-nyuruh ya. Tetangga, bukan. Mertua, bukan. Sembarangan aja nyuruh-nyuruh. Tapi kenapa gue nurut-nurut aja ya(?)
Tapi ada satu hal dari Mesir yang membuat gue ingin kembali kesana. Makanan? Tentu makanan disini jauh lebih enak di lidah gue. Pacar? Kayaknya nggak usah kita bahas tentang itu ya. Laa astahiq ana pek, huhuhu. Ammu-ammu yang gue sebut tadi? Oh tentu saja bukan. Pelajaran? Iya, tapi yang gue bahas bukan itu. Yang gue ingin bahas adalah betapa mahal dan ribetnya paketan internet di Indonesia.
http://downloadlogovektorgratis.blogspot.co.id

Ketika masa-masa UAS di kampus kemarin, gue sempet baca berita tentang dibajaknya situs proveider Indonesia. Tulisannya lucu, tapi menurut gue agak berlebihan. Tapi setelah gue merasakannya sendiri, gue setuju sama tulisan si hackernya. Kalau gue kenal sama hacker nya, gue peluk deh tuh. Mahal atau enggak, mungkin itu berbeda-beda untuk setiap orang. Tapi yang enggak gue mengerti, kenapa ribet banget sih paketan internetnya.
Kemarin, gue memilih untuk menggunakan provider telpon sejuta umat. Provider telpon yang mempunyai menara BTS banyak. Provider telpon yang juga digunakan oleh kedua orangtua gue. Jadi nggak perlu takut mahal kalau nelpon orangtua karena masih satu provider. Tau kan? Enggak tau? Yang warna merah itu loh. Udah tau kan? Udah? Nah iya itu.
Awalnya gue paketan yang 4GB, bonus 4GB untuk 4g. Seharusnya paketan itu habis untuk sebulan, tapi hanya perlu 3 hari, gue bisa menghabiskan kuota itu. Aneh? Enggak kan? Iya engga aneh sih, gue nya aja yang terlalu boros. Keseringan stalking cewe taksiran di Instagram.  
Setelah gue cari-cari lagi, ternyata ada paketan yang menyediakan kuota 45GB. Tapi sama seperti yang gue bahas diatas. Ribet! 45GB itu ternyata dibagi-bagi. 5GB untuk 3g, kemudian 10GB untuk 4g. kalau enggak salah. Engga tau kenapa, kok sepertinya 4g lebih mulia ketimbang 3g ya. Terus bagaimana nasib orang yang mempunyai hape, tetapi belum bisa 4g-an? Kenapa ribet kayak gitu ya. Apa itu hanya perasaan gue saja? Belum lagi ada sekian GB untuk tengah malam. Iya, kuota paling banyak ya ketika tengah malam itu.  Baru kali ini gue niat begadang, supaya bisa merasakan kuota internet. Hina banget. Bukannya digunakan untuk tidur, kemudian bangun di sepertiga malam untuk sholat tahajud, ini malah internetan. Goblok.
Dari 45GB itu ada juga kuota internet yang bisa di gunakan untuk streaming film. Padahal gue lebih sering nonton Youtube. Lebih sering nonton tutorial instalasi game di komputer. Lebih sering nonton review hape mahal yang nggak bisa gue beli. Lebih suka nonton pemakaian hijab. Gue memang suka nonton, tapi lebih baik kuota internetnya bukan digunakan untuk hal itu. Yang lebih berguna mungkin. Kuota internetnya dialihkan ke aplikasi Instagram, supaya gue bisa lebih leluasa stalking cewe taksiran gue. 
Kayaknya lebih engga berguna ya?
http://rhinetex.com

Dan gue baru tau juga, ternyata kuota yang gue biasa beli itu, engga bisa dibeli sama temen gue. Padahal kartunya sama. Katanya, karena kartu gue itu baru, makanya bisa menggunakan paketan tersebut.
Di Mesir nggak seribet itu. Dari yang gue rasakan. Kalau dapet jatah kuota 12GB, dipakai kapan pun bisa kok. Mau 3g, 4g, bisa. Jadi enggak ada alasan begadang supaya bisa menggunakan jatah kuota internet tengah malam.
**
Sesampainya di Jakarta, gue sudah engga punya minat lagi untuk main Mobile Legend. Padahal game ini yang bisa mengalihkan perhatian gue dari stalking cewe taksiran di Instagramnya. Tapi ketika disini, semua berubah. Sinyal yang muncul di layar hape gue, kuat. Bar-nya penuh. Tulisannya 4g. Tapi kenyataannya malah berbeda. Permainan yang seharusnya saling menghancurkan tower musuh ini berakhir dengan jagoan gue yang lari di tempat, kemudian tiba-tiba sudah mati. Wasu! Kalau terus-terusan main game ini, gue takut kena darah tinggi deh. Bukan asik nyerang tower musuh, malah asik teriak-teriak sendiri sambil banting hape.
http://www.mobandroid.web.id
Yaaah…
Yaudahlah ya. Ini mungkin hanya secuil hal yang engga gue suka ketika berada di Indonesia, tapi masih buanyak kok hal-hal yang bisa gue nikmati dari negri ini. Engga guna juga karena satu hal kecil ini bisa merusak mood diri gue seharian, lebih baik fokus untuk menikmati berbagai hal-hal menyenangkan yang engga ada di Mesir. Bener kan?  
Kayak misalnya, ketemu dengan cewe yang gue taksir itu.
Siapa tau bisa.

Sapa tau.  
Amin.