Menghadapi 2026 dengan Chill: Memaknai Kegagalan dan Menyusun Resolusi
Setelah menonton video podcast Raditya Dika bersama Mas Aji yang berjudul "Menghadapi 2026 dengan Chill", ada satu hal yang terlintas dalam pikiran saya. Begini ceritanya. Saya sangat menyukai fotografi sejak 10 tahun lalu, sama seperti kecintaan saya pada olahraga angkat beban. Kebetulan, lingkungan pertemanan saya kala itu banyak yang menyukai fotografi, terlebih karena Instagram baru saja muncul. Modal saya saat itu hanyalah sebuah smartphone dan referensi yang saya lihat melalui media sosial serta video di YouTube. Hasilnya, saya sering bepergian sendirian ke berbagai tempat hanya untuk memotret objek yang serupa dengan apa yang saya lihat di internet. Dari sekian banyak jepretan, hanya beberapa foto yang menurut saya "oke" untuk diunggah. Saya baru menyadari bahwa mungkin selama ini saya hanya ingin terlihat sesempurna atau sebaik mungkin di mata orang lain. Hal ini sangat berkaitan dengan ucapan Mas Aji dalam podcast tersebut: “Kebanyakan dari diri kita adalah...