Serunya berlibur di kota Hurghada Mesir



Bagi para mahasiswa yang sedang menghabiskan liburannya di kota Siwa, pasti tidak akan melewatkan offroad di tengah padang pasir. Dengan mobil 4wd, kita akan dibawa keliling di tengah padang pasir yang bergelombang. Terkadang naik, turun, bahkan terkadang membawa dalam posisi menyamping. Kebayang? Para supir jahanam ini enggak akan memperdulikan keselamatan para penumpang, yang penting cepet, yang penting bikin para penumpang teriak-teriak. Di dalam kepala penumpang hanya memikirkan, ‘Ini kalo mobilnya tebalik, pegimana bujang?’.

Baca juga: Serunya offroad dikota Siwa
Berbeda dengan kota Siwa yang menyuguhi para pelancong untuk merasakan keseruan mengelilingi hamparan padang pasir yang luas, kota Hurghada memberikan dua pilihan bagi para pengunjungnya. Safari di tengah padang pasir, dan berenang di tengah laut merah.



Butuh waktu 9 jam perjalanan dari kota Kairo menuju Hurghada. Biasanya orang-orang yang akan berlibur ke Hurgada akan berangkat jam 1 malam dari Kairo, dan akan sampai di pagi hari menjelang Dzuhur. Sesampainya di hotel, kita tidak akan langsung bisa istirahat sekadar meluruskan kaki. Kita akan di jemput oleh penyedia jasa safari.

Jangan lupa untuk membawa kacamata hitam, serta sorban untuk menutup kepala. Karena nantinya kita akan menaiki ATV untuk berkeliling di tengah padang pasir. Yang gue tau, sebenarnya ada dua pilihan untuk mengikuti safari di Hurghada ini.

Yang pertama, kita akan menaiki ATV, berkeliling sebentar, lalu dilanjutkan dengan menaiki mobil PUBG, dan setelah itu kita akan naik mobil menuju desa seberang.

Yang kedua, kita akan menaiki ATV hampir seharian penuh, dan saat menunjungi desa sebrang, kita juga akan mengendarai ATV. Kebetulan, rombongan gue memilih paket safari yang pertama.

Perjalanan dari hotel menuju tempatnya lumayan jauh. Tapi tetap terasa seru karena cuacanya cerah serta kendaraan yang ada di kota Hurghada ini tidak seramai yang biasa di temui di Kairo. Dan orang-orang yang ditemui juga lebih ramah kok.

Para pengendara ATV akan dibawa mengeliling padang pasir, yang jaraknya dekat dari base camp dengan posisi berjajar. Ini memang lebih memudahkan yang mengawasi kita, untuk membantu kita saat menghadapi kendala. Sebelum memilih ATV, gue sarankan untuk berdoa dan berniat untuk senang-senang. Karena, banyak juga yang apes karena mengendarai ATV yang sering mogok di jalan.
Gue lumayan kesal karena rutenya hanya mengelilingi padang pasir. Kirain akan dibawa jauh lalu bisa teriak-teriakan, seperti malam takbiran. Kita akan disuruh berhenti, lalu diberikan waktu untuk berfoto-foto. Dan setelah itu, pengemudinya akan gantian dengan orang yang duduk di bangku belakang. Berhubung gue barengan dengan adik gue, jadi selama perjalanan gue terus yang bawa.





Setelah selesai menaiki ATV, selanjutnya kita akan menunggu giliran untuk menaiki mobil PUBG. Tau kan bentukan mobil PUBG? Bedanya mobil ini bisa menampung empat orang, kalau yang biasa ditemui di PUBG hanya bisa untuk dua orang.

Tenang saja, mobil ini automatic kok, jadi siapa pun bisa mengendarai. Yang hanya perlu di ingat, jangan menekan gas terlalu kencang, kalau tidak ingin di hentikan oleh pengawasnya, lalu digantikan oleh orang lain.

Lagi-lagi kita akan puas dengan jarak tempuhnya yang dekat. Tapi beberapa orang memang ada yang lebih memilih untuk menunggu di base camp, karena udaranya yang terik dan banyak debu-debu bertebangan.





Nah, keliatan kan mobil PUBG nya?

Sesaat semua orang sudah menaiki mobil PUBG, kita akan dibawa menuju desa terpencil yang jaraknya jauh kalau kamu ngesot. Disini kita akan memasuki sebuah gubuk, yang didalamnya ada seorang ibu-ibu yang mengajarkan cara membuat roti Mesir, yang biasa disebut, Aisy.
Selain melihat tata cara pembuatan roti aisy dengan tekhnik lama, kita juga bisa menunggangi unta. Berhubung menunggangi unta di kawasan Piramid harganya mahal, dan mamang-mamangnya sudah tidak bisa di lobi lagi, jadi enggak ada ruginya untuk menaiki unta. Belom pernah naik unta ya?
Kasian.

Sombong amat!


Baca juga: Cara hemat untukmengunjungi Piramid Mesir

Sebelum waktu maghrib, rombongan akan di pulang kan ke base camp. Sambil mereganggkan kaki yang lelah, para pelayang akan menyajikan kita makanan. Sambil lidah kita menikmati makanan yang telah disajikan, mata kita juga akan disajikan berupa pertunjukkan penari perut. Sengaja engga ada fotonya, karena memang enggak se’heboh’ bayangan kalian. Ehe.

Kalau kalian biasa menberikan uang, atau bahasa belandanya ‘nyawer’ para penyanyi dangdut, para penari perut ini enggak bisa di sawer. Mereka hanya mengajak para penonton untuk joget bersama. Kalau kalian terpilih joget lah mengikuti ritme musik, jangan malah rusuh sendiri. Nanti akan susah sendiri, karena satu rombongan enggak akan menerima kamu lagi.

Tertarik untuk liburan di Hurghada?

Tulisan tentang berenang di tengah laut merah, akan gue tulis di postingan selanjutnya ya! Di tunggu aja!

10 komentar :

  1. Anjir mobil PUBG hahahaha.

    Aduh, gue mencoba membayangkan keseruan jalan-jalan lu ini, tapi yang ada di bayangan gue cuma satu hal: umpatan "ANYING PANAS BANGET!" Wkwk

    BalasHapus
  2. Fokus ke keseruannya, man.
    Panas nya itu telah termaafkan dengan penampilan tari perut. Ehe

    Nah, kalo udh balik ke hotel, baru tuh, puas-puasin buat misuh panasnya. Eheh

    BalasHapus
  3. Duh gilee itu seru bangeeet. Mana konvoi pula. Udah kayak di Mad Max Fury Road ituu.

    BalasHapus
  4. Rasanya pengen bawa Jimny kesana :(
    Btw, di Mesir ada tukang jualan pop es gak ?

    BalasHapus
  5. Udah lama ga mampir kesini,
    Ternyata template bognya udah responsive, simple dan minimalis. Sukak!

    Masalah traveling di Mesir kayaknya ente udah khatam kesemua tempat ya?
    Mau banget ih maen kesini naek mobil PUBG wkwkwkw
    Tapi aku lebih mau nonton penari perut melalui mata kepala sendiri, penasaran ih gimana sensasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ehehe iya nih, baru nyoba lagi benerin template. Syukron, rul!

      Ya kurang lebih begitu sih. Udh khatam sekali keliling disini

      Nah, langsung cobain!!

      Hapus
  6. Seru!
    Btw, pengen lihat deh itu cara pembuatan roti Mesirnya.
    Hm jadi laper, padahal cuma diomongin aja hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, fotonya ga jelas sih nih. Makanya ga di upload jg

      Hapus

Biar gue bisa baca blog kalian juga, tolong tinggalkan jejak ya!

My Instagram

Copyright © Mahasantri.. Blogger Templates Designed by OddThemes