Advertisement

Artikel Terbaru

Lihat semua →
Peristiwa di hari Jum'at
Dailylife

Peristiwa di hari Jum'at

 Udara pagi di Jordan, terasa lebih dingin jika dibandingkan dengan Mesir. Biasanya, pagi seperti ini akan ada orang yang masuk ke tiap kamar, lalu membangunkan shalat shubuh. Meskipun hanya ditendang pelan supaya bangun, setidaknya ada usaha yang dilakukan agar teman yang lainnya untuk shalat shubuh. Nah, orang yang melakukan hal seperti itu biasanya bukan gue. Gue lebih sering ditendang, meskipun enggak berasa juga sih. Dibandingkan teman gue yang di Mesir, lebih berasa dibangunin sama nyokap. Enggak hanya nyokap aja sih. Bokap gue pun sama aja. Masuk ke kamar, sambil bawa gayung berisikan air, lalu anaknya (baca: gue) akan disiram. Entah di muka atau di kaki, menyesuaikan kehendak mereka saja. Jikalau panjang selang kamar mandi sampai kasur gue, sepertinya akan disiram menggunakan benda tersebut. Anaknya dikira taneman kali ya. Kalau enggak disiram seperti itu, biasanya bokap dengan senang hati mengumandangkan lagu tepat di kuping anaknya ini. FYI , suara bokap gue kalau...

·
Pelajaran di tahun 2020
Dailylife

Pelajaran di tahun 2020

Mungkin gue lumayan telat untuk menuliskan, bahwa tahun ini yang gue ingat hanya lah bulan Januari, Febuari, lalu Desember. Tapi ya bodo amat lah ya. Banyak hal yang direncakan gagal dilakukan di tahun ini. Tapi banyak hal juga yang bisa dipelajari dari tahun ini. Karena, ya percuma aja kan untuk mengeluh terus-menerus dan enggak belajar dari hal tersebut? Jika hidup hanya mengejar apa yang kita inginkan, dan melupakan untuk bersyukur terhadap apa yang kita punya itu rasanya sangat melelahkan. Jadi, gambaran besar pelajaran yang bisa gue ambil di tahun ini adalah perbanyak bersyukur dengan apa yang dipunya saat ini. Punya badan sehat, nafsu makan masih ada, bisa istirahat dengan tenang meskipun di dalam mimpi yang keluar adalah sosok wanita yang tidak diinginkan. Ya emang diri kita enggak bisa memilih mimpi apa yang ditunjukkan. Tapi, masa di dunia nyata hal tersebut susah dijadikan kenyataan, dalam mimpi juga enggak bisa sih. Terus, udh selesai tulisan nya? Tentu saja tidak,...

·
Memasuki kolam baru
Talks

Memasuki kolam baru

 Fyuh Selalu kagok, jika udah lama enggak nulis, lalu mulai nulis lagi. Terlebih, gue tipikal yang saat menulis untuk blog, langsung mengupload tulisan nya. Jadi enggak masuk ke draf. Paling di cek satu atau dua kali, lalu langsung upload. Tulisan kali ini pun mungkin akan seperti itu juga. Dua bulan sebelum gue berangkat ke Yordania, diri gue selalu dihantui oleh rasa khawatir yang aneh. Padahal sejatinya, ya hal tersebut merupakan suatu kejadian yang lumrah dan dirasakan oleh semua orang. Meskipun pada awalnya, gue selalu bercanda ketika berhadapan dengan hal ini, sejatinya ada rasa takut yang menghampiri. Hal tersebut bernama adaptasi. Sampai sekarang, gue masih membedakan mana itu kenalan dan mana itu teman. Meskipun, mungkin saja beberapa orang lain, mungkin dirimu salah satunya, menganggap hal tersebut tidak ada bedanya. Pantesan temen gue dikit ya. Bagi gue yang lumayan cukup lama tinggal bersama teman-teman di sana, masuk ke kolam baru, lingkungan baru merupakan...

·
Perbedaan tempat tinggal bagi mahasiswa di Mesir dengan di Jordan
Dailylife

Perbedaan tempat tinggal bagi mahasiswa di Mesir dengan di Jordan

Karena jumlah mahasiswa Indonesia di Mesir serta di Jordan berbeda, maka beda pula kebiasaannya dalam mencari tempat tinggal. Saat pertama kali gue menginjakkan kaki di Mesir, sudah banyak senior yang menyambut kedatangan kami. Sama seperti panitia penjemputan lainnya, mereka telah membagi kami, para anak baru, tempat tinggal yang akan kami tempati untuk satu tahun ke depan. Dan tahun-tahun selanjutnya, sudah dipersilahkan untuk brantem sama orang Mesir saat mencari rumah. Emang kadang begitu yang sering gue rasakan saat di Mesir. Ada aja yang rese. Mau gue slengkat lehernya, tapi badan nya geude banget. Mau gue jambak jenggotnya, nanti disiram bensin. Aku kan takut. Gilani, su Yang sering diomongin oleh senior gue sih, “Orang Mesir itu ada dua jenis. Kalau enggak keturunan Nabi Musa, ya keturunan Fir’aun” Mungkin anggapan mereka setelah kami tinggal setahun di Mesir, kami para anak baru, sudah lumayan bisa berbahasa amiyah . Jadi untuk mencari tempat tinggal, serta berbicara...

·
Pola makan yang saya lakukan ketika menurunkan berat badan dari 108+kg sampai 84kg
Cutting

Pola makan yang saya lakukan ketika menurunkan berat badan dari 108+kg sampai 84kg

Beberapa tahun belakangan ini, gue senang karena sudah banyak orang yang mulai sadar dan mencoba menerapkan hidup sehat. Khususnya tentang olahraga atau pun menjaga pola makan. Biasanya sih yang suka menjaga pola makan ini adalah mereka yang ingin sedang menurunkan berat badan nya. Sering kali gue masih mendengar keluhan temen-temen gue tentang usaha yang dilakukannya untuk menurunkan berat badan, tapi tak kunjung berhasil, “Bang, kok berat badan gue enggak turun-turun ya?” “Makannya udah dikurangi?” “Udah, bang” “Udah jalan berapa hari?” “Baru lima hari sih” “GOBLOK” Abis itu gue gampar mukanya. Enggak deng. Sebenernya jangka waktu orang menurunkan berat badan itu beda-beda. Banyak faktor yang mempengaruhi orang untuk bisa mendapatkan berat badan yang diidamkan. Mulai dari seberapa rutin olahraga yang dilakukan, jumlah kalori yang masuk ke dalam perut, dan yang terakhir, apakah cukup waktu istirahatnya? https://giphy.com/ Gue akan ambil contoh diri gue sendiri aja ...

·
Hal yang akan terjadi jika mahasiswa rantau di Mesir memasak ayam
Dailylife

Hal yang akan terjadi jika mahasiswa rantau di Mesir memasak ayam

Sebagai anak rantau, hidup nyaman itu merupakan sebuah hal penting. Karena, bisa mempengaruhi segala aktifitas yang kita lakukan. Bukan berarti hidup nyaman itu bergelimang harta loh ya. Gue pun mau. Tapi hidup nyaman itu bisa diciptakan dari beberapa faktor. Bisa, dari tempat tinggal yang enak serta bersih. Makanan murah tapi enak. Dan lain sebagainya. Tempat tinggal gue di Jordan sekarang sangat berbeda sekali dengan saat gue dulu di Mesir. Tapi, bukan itu yang akan gue tuliskan di postingan kali ini. ** Sudah jalan delapan bulan tinggal di Jordan, gue masih belum nemu tuh makanan murah di sini. Bahkan harga tempe ataupun jajanan seperti risol yang dibikin oleh para mahasiswa Indonesia di sini harganya mahal banget. Skill masak gue juga enggak nambah-nambah lagi. Ah, jadi pengen punya PS 5. Ga nyambung, goblok. Enggak seperti jajanan Mesir yang udah mah harganya terjangkau, dan aduhai sekali rasanya. Paling enak saat dimakan ketika sedang laper-lapernya. Pas enggak laper, s...

·
5 cara untuk memulai pola hidup yang sehat
Health

5 cara untuk memulai pola hidup yang sehat

Kesadaran gue tentang kesehatan terhadap badan yang gue miliki, sebenarnya belum lama-lama banget. Di tahun 2015, gue mulai mencoba untuk mempunyai pola hidup sehat. Dan ternyata enggak seribet yang gue bayangkan. Untuk membiasakan hidup sehat, memang memerlukan waktu. Semua itu bisa terjadi, kalau kalian mau untuk mencoba. Motivasi gue saat itu mungkin tidak berasal dari dalam diri sendiri. Melainkan dari orang lain. Lebih tepatnya, karena ucapan yang keluar dari mulut teman gue, sampai akhirnya gue memutuskan untuk mencoba hidup sehat. Ucapan teman gue kurang lebih seperti ini, “Percuma badan lu tinggi gini, tapi lemah banget. Masa push up aja enggak bisa. Hahaha” “Kalo lu bisa push up lima kali aja, gue traktir anak kamar buat makan deh. Tapi, gue enggak yakin kalo lu bisa juga sih” Dan, benar. Gue enggak bisa melakukan tantangan yang diberikan oleh teman gue. Asu. Padahal dulu, badan gue termasuk biasa-biasa saja. Enggak gemuk, dan enggak kurus juga. Ditambah lagi...

·
Menjelajahi kota Aqaba Jordan
Travel

Menjelajahi kota Aqaba Jordan

Selain mempunyai Petra sebagai daya tarik bagi wisatawan asing, Jordan pun memiliki Aqaba sebagai destinasi para turis-turis asing yang ingin berlibur di negara ini. Daerah ini termasuk unik, karena dengan mendatanginya saja, kalian bisa melihat negara Israel dan juga Mesir dari pinggir pantai loh. Perjalanan gue menuju Aqaba kemarin ditempuh hanya lima jam. Kayak Jakarta ke Puncak saat hari libur. Enggak jauh-jauh banget kok. Tapi, berhubung ini perjalanan pertama kali gue mengunjungi Aqaba, rasanya capek banget. Asli. Berbeda dengan kisah perjalanan yang sering kali gue rasakan di Mesir. Setiap kali mengunjungi tempat wisata Mesir, gue hampir selalu menggunakan bis sebagai transportasi menuju kesana. Mulai dari mengunjungi Abu Simbal , Hurghada , Matruh dan juga Siwa . Tentunya hal ini terjadi karena jumlah orangnya pun banyak. Berbeda dengan liburan gue ke Aqaba kemarin. Padahal sebenernya bisa aja sih kalau menyewa bis. Ya, tapi gue enggak tau juga. Kan anak baru. Masih im...

·