Jangan takut.

Friday, October 05, 2018

Banyak hal yang bisa dibanggakan ketika datang untuk pertama kalinya ke Negri Mesir. Entah itu karena banyaknya para Masayikh yang setiap harinya mengadakan pengajian tanpa dipungut biaya. Terdapat keajaiban dunia berupa Piramida yang sangat besar bentuknya dari ratusan tahun sebelumnya. Dan keramahan orang-orangnya.

Suatu kali, ane pernah dengar pembicaraan senior tentang sifat orang-orang Mesir. Mereka beranggapan bahwa sejatinya penduduk disini berasal dari keturunan orang-orang besar. Ketika orang Mesir melakukan kebaikan, itu berasal dari sifat nabi Musa. Dan kalau kebalikannya, dia melakukan perbuat keji, itu berasal dari Firaun. Penguasa Mesir yang menyamakan dirinya sendiri layaknya Tuhan. Ada kok sebuah bangunan yang menggambarkan hal itu. pernah ane tulis juga tahun kemarin. Bisa baca disini ya.
Tapi kalo yang ane tau, segala hal baik berasal dari Tuhan, dan segala hal buruk terjadi atas perilaku manusia.
Banyak hal-hal baik yang sering dilakukan oleh orang-orang sini terhadap warga asing, semisal memberikan makanan sebulan penuh saat bulan puasa secara cuma-cuma. Para masayikh yang sering memberikan buku gratis ketika di pengajian. Dan masih banyak kebaikan lain yang dilakukan oleh orang Mesir.


https://giphy.com

Oh, sebagai catatan. Di tulisan ini ane membahas orang-orang Kairo, karena waktu ane lebih banyak dihabiskan di sudut kota Kairo, bukan di daerah lain.

Walaupun begitu, sebagian kecil dari mereka ada saja yang melakukan hal-hal menyebalkan. Tapi yang lebih menyebalkan dari hal itu adalah para orang-orang Asia yang enggak berani untuk menanggapi perlakuan tersebut.
Entah mungkin karena faktor fisik orang Asia yang kalah tinggi dengan orang Mesir, sehingga takut untuk merespon perlakuan mereka. Atau karena mungkin memang orang Asia yang mencintai kedamaian. Atau ada kemungkinan-kemungkinan lain. Entahlah.
Hal ini mungkin lebih sering terjadi terhadap para mahasiswa-mahasiswi baru, yang mungkin kekurangan kosa kata dan terkadang membuat mereka bingung untuk merespon perbuatan menyebalkan dari orang Mesir. Tapi bagi orang-orang yang tinggal setahun atau dua tahun disini, sudah maklum dan berani-berani saja untuk melawan.
 Kalau enggak bersalah, kenapa harus takut. Lawan aja.
Sepertinya selama tinggal disini, membuat pribadi ane serta mungkin kawan-kawan ane yang lainnya untuk enggak takut untuk menghadapi orang asing. Dulu saat melihat orang luar negri yang berlibur di Jakarta, ane beranggapan bahwa diri ane itu berbeda kasta dengan mereka. Tapi sekarang sih jadi,
“Mohon maap nih ya. Tapi kelakuan orang luar negri yang buruk, ya ada aja bos!”
Enggak usah takut, kan punya Tuhan. Diperlakukan semena-mena ee waka-waka ee sama orang lain itu enggak enak. 
Tapi karena hal ini, ane malah sering berfikiran negatif setiap bertemu orang-orang sini. Mulai jarang tersenyum saat berpapasan dengan orang. Padahal sejatinya, orang baik itu jumlahnya lebih banyak. Ketimbang dengan yang berlakukan buruk.
Kalo kata nyokap sih,
"Terus berbuat baik ke semua orang, mas. Kalau dibalas baik juga, syukur. Kalau malah diperlakukan sebaliknya, ya enggak apa-apa. Itu urusannya dengan Allah. Kamu harus berbuat baik, dosa kamu banyak, mas. Kayak bikin mamah teriak tiap pagi karena handuk kamu diatas kasur" 
 Jadi, jangan pernah takut untuk menjadi orang baik.

Betul tidaa jamaa?

You Might Also Like

24 komentar

  1. Gue lebih takut kuota abis daripada orang Mesir.

    ...Kecuali Firaun.

    ReplyDelete
  2. "..dosa kamu banyak, mas. Kayak bikin mamah teriak tiap pagi karena handuk kamu diatas kasur"

    huahahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. elu ga pernah emangnya, git?
      berasa durhaka banget gue

      Delete
    2. iya sama jhahah -_- sepertinja itu kesalahn semua penghuni rumah kecuali ibu-ibu -_-"

      Delete
    3. *toss

      hal kayak gini seharusnya bisa dibanggakan ga sih?

      Delete
  3. Gue lupa tadi mau komen apa gara-gara harus switch akun. Geblek.

    ReplyDelete
  4. Nunggu kali aja di bawah ada ceritanya diperlakukan ga baik gitu sama orang Mesir.
    Misal mau diapa-apain kayak Bacha.
    /dikeplak
    wkwkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo aku ceritain, nanti akhirnya kalian akan bahagia diatas penderitaan aku.
      sedi aku bayanginnya :((

      Delete
  5. Namanya juga manusia biasa, ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Tapi kok pas baca ini seketika langsung inget sama video jahilnya orang Arab ya, yang dulu sering banget tuh bertebaran cuma buat menghibur tapi ekstrim juga. Mereka wataknya emang jahil gitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. cuman sedikit yang jahil, banyak yang orang baiknya juga kok :))

      Delete
  6. Ketimbang orang mesir, gue lebih takut gajian diundur..

    Btw template blognya ngeselin juga ya. Ada semut muter-muter gitu gue kirain beneran. Diusap-usap kaga ilang-ilang. Taunya gambar GIF. Ngeseliiiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. emmm... kalo itu gue ngeri juga sih

      selamat!!

      Delete
  7. Son Agia termasuk orang baik. Fakta itu. Sudah diuji kesohihannya oleh para kritikus akhlak.

    Salam,
    Ane

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan fakta itu sudah terbantahkan sejak dulu

      Delete
  8. Wah lama nggak berkunjung ke blog ini sudah banyak perubahannya ya... selain tampilan blognya, gaya nulisnya juga deh. Dulu kayaknya pke gue loe sekarang udah pake ane ente ya? Apa karena efek tinggal di Mesir ya hehe

    Beidewei... pesan emaknya jleb banget! Benar tuh, tidak peduli orang lain mau baik atau nggak sama kita yang penting kita tetap baik...

    Lagian memang manusia mau asalnya dari negara manapun tetap ada yang baik ada juga yang nggak jd yah tergantung bagaimana cara kita menyikapinya saja😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. wehehehe
      lagi mencoba membuat branding baru. cie elah

      setujuuuu bundaaa!!

      Delete
  9. Wah antum udah keren banget sih bang, lanjutkan dan lakukan apa yang dikatakan sama nyokap wkwk jangan takut untuk menjadi orang baik, beuh ajib bener.

    Kdang jadi orang baik tuh emang banyak bener ujiannya, dikatain sok alim lah, sok polos lah, :D tapi hasilnya kan dia yang ngecibir balik juga malah minta tolongnya ke kita-kita juga iye ngga? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah sa ae


      biasanya ga ane bantu juga sih. bodo amat. hahah

      Delete
  10. Shock culture kali ya, itu wajar sih setiap hijrah ke suatu tempat apalagi dalam jangka waktu lama.

    Btw kecoak terbang itu jahat gak ?

    ReplyDelete
  11. Salah satu yang saya suka dari blog ini adalah personanya yang menarik. Mau dibawa kemanapun selalu asik untuk diikuti 🙂

    ReplyDelete

Eettt..... Mau kemana?
Komen dulu dong okeee :))

Community