Hari pertama di kampus Jordan

Banyak hal yang membedakan perkuliahan di Jordan dan di Mesir. Faktor paling penting, di kampus Al-Azha Mesir itu enggak ada yang namanya absensi. Mau masuk kelas, silahkan. Mau enggak pun, ya enggak apa-apa. Bahkan ada mahasiswa yang pergi ke kampus saat membayar uang pendaftaran serta memperpanjang visa, dan masuk lagi saat hari ujian.
Nah, kebetulan gue termasuk dalam golongan mahasiswa itu.
Dan di sini, enggak ada lagi tuh kemampuan untuk rebahan di hari-hari perkuliahan.
Hari petama perkuliahan, gue hadapi dengan semangat.
Enggak juga deng, hari pertama gue ketiduran, dan baru mulai masuk kelas di hari kedua.
Jarak kampus dengan rumah gue lumayan dekat. Hanya memerlukan 15 menit untuk sampai ke kampus. Kalau naik skateboard, mungkin akan lebih cepet.
Semuanya terlihat bik-baik saja, sampai lift rumah gue tidak membukakan pintunya saat gue ingin keluar. Panik? Enggak terlalu. Gue hanya mengkhawatirkan diri gue yang tidak datang tepat waktu. Hari pertama masuk nih, masa iya langsung terlambat.
Ditunggu lima menit, pintu tetap enggak terbuka.
Sampai akhirnya lampu lift mati.
Tangan gue lincah mengetik di grup rumah meminta petolongan agar mereka membantu gue keluar dari lift ini.  Semoga di udara yang dingin seperti ini, mereka mau keluar kamar dan membantu gue. Kalau gue di posisi mereka, gue sih ogah untuk keluar kamar, dan memilih tidur dibalik selimut. Tapi rasanya anak rumah gue ini baik-baik, yang kelakuannya mirip setan hanya diri gue.
“Bang, ini pintunya masih belum kebuka” teriak anak rumah sambil menekan tombol lift dan membuka pintu dari luar.
“Bentar-bentar” ucap gue sambil menaruh hape di kantong jaket, lalu membuka pintu lift dari dalam.
“Loh, aku ada di mana niiccchh?”
“Senior gila” mungkin ucapan ini yang akan keluar dari hati anak rumah melihat tingkah menjijikan gue.
 

**
Setelah selesai urusan lift biadab, gue harus berjalan lebih jauh lagi. Karena bus kampus belum beroperasi.
Aku sayang kamu, duhai betiskuu~
Gue beruntung, karena dosennya belum datang.
Mata gue mulai menjelajahi seisi kelas dan menyadari bahwa ruangan ini di isi oleh orang-orang Arab, yang kemungkinan besar adalah orang Jordan nya sendiri, dan tidak ada orang Indonesia atau Malaysia.
Kan gue orang India.
Gue baru menyadari bahwa orang sini jauh lebih pendiam dengan orang Mesir. Mereka lebih sibuk berkutat dengan ponselnya masing-masing, dibandingkan untuk berbicara ke teman yang duduk di sebelahnya. Berbeda dengan orang Mesir, yang biasa gue jumpai di kelas.
Selalu ada pembahasan. Entah itu ngomongin tentang sepak bola, ataupun mentertawakan oang Asia yang bentuk badannya kecil-kecil.
Selain pendiam, mereka, orang-orang di sini, terlihat jauh lebih modis dengan orang Mesir. Kalau saat gue kuliah di Al-Azhar, gue dengan santai memakai gamis, dan wajah yang terlihat baru bangun tidur, lalu masuk kelas. Gue enggak berani melakukan hal itu di sini. Selain karena tampilan orang sini yang telihat keren-keren, kelas di sini pun di isi oleh para mahasiswa dan juga mahasiswi.
Kalau di Al-Azhar, kampusnya tepisah antara mahasisa dan mahasiswi.
Saking sunyi nya ruang kelas ini, gue sampai enggak berani untuk batuk. Asli.
Malah tefikirkan untuk keluar ruangan terlebih dahulu.
Kok cupu banget sih gue. Asu.
 

 Yah, semoga kedepannya nanti, masa-masa pekuliahan gue enggak sesuram hari pertama ini lah ya.

17 comments :

  1. Baru beberapa hari di Jordan udah punya rumah. Dan ada lift-nya! SULTAN!

    ReplyDelete
  2. FYI, gue masih penasaran kenapa kuliah di jordan enak banget ga pake absen. Kalo bisa begitu mah gue pasti ga akan kuliah alias jalan-jalan aja terus.

    ReplyDelete
  3. Kuliah yang ber nak, jangan bolos. Gw bilangin emak lu loh. Kemaren gw liat emak lu habis beli sapu baru soalnya, wkwkwkwk

    ReplyDelete
  4. Pernah dapet cerita emang di Mesir ga ketat kuliahnya. Berarti absen ga ada pengaruhnya ya? Kalau di Indonesia kan absen bisa ada 'nilai'nya. Misal si mahasiswa ulangannya jelek, tapi karena masuk terus, jadi dianggap 'setidaknya' rajin gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul
      Bahkan banyak yg masuk kuliah pas ujian doang

      Delete
  5. hahaha naik skateboard ke sekulah kaya pilem2 bule :3
    tp kok tiba2 pindah Jordan yak??? udah DO di Mesir? o_O

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setelah difikir-fikir lagi, kampus gue engga sejauh itu juga

      Delete
  6. sukses mas.. smga kuliahnya lancar dan balik ke indonesia bsa jadi tumpuan bangsa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin
      Makasih, mas

      Semoga urusanmu juga lancar semua, mas

      Delete
  7. Semangat Ndan...
    Ajarin gua nulis pokoknya ��✌��

    ReplyDelete
  8. Betah bgt ... melanglang buana mencari ilmu, mantap jiwa petualangannya. 👏👏👏

    ReplyDelete

Biar gue bisa baca blog kalian juga, tolong tinggalkan jejak ya!

My Instagram

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates