Reuni pondok
Minggu kemarin akhirnya gue bisa main jauh. Ke luar kota. Mungkin nanti tulisannya akan gue pecah-pecah menjadi beberapa tulisan. Supaya makin banyak aja postingan di tahun ini. Percuma tiap tahunnya bayar domain, tapi jumlah postingan engga sebanyak sebelum-sebelumnya. Kurang lebih hampir empat tahun gue engga berkunjung ke Ponorogo. Kota yang punya banyak sejarah dalam hidup gue. Karena setelah lulus dari sekolah dasar, bokap langsung melemparkan gue ke kota Reog ini. Gue jadi inget masa-masa dimana gue harus mengantri berpuluh-puluh orang untuk sekedar mendapatkan jatah makanan, masa dimana setiap jam lima sore di isi dengan diri gue yang sedang terburu-buru lari ke masjid tanpa menggunakan alas kaki, karena sandal gue raib tepat lima menit sebelum gue berangkat ke masjid. Duh… ngomongin masa-masa gue di pondok pesantren itu seperti engga akan ada habisnya. Ada aja aib yang pernah gue lakukan ketika masih jadi santri. Baru kali ini, gue mengunjungi pondok bukan dengan st...