Advertisement

Artikel Terbaru

Lihat semua →
Dailylife

Tentang topeng dan candaan

Ketika ke luar rumah dengan menggunakan jaket tebal, udara di luar malah memberikan hal yang sebaliknya. Matahari seolah sedang bercanda pada makhluk bumi, begitu juga dengan angin yang semestinya bertiup kencang, tapi untuk saat ini malah anteng-anteng saja. Hmm... Apakah matahari dan angin mempunyai topeng layaknya manusia ya? Terkadang gue masih nggak mengerti dengan sikap orang-orang. Pemandangan yang gue biasa temui juga, mengatakan seperti itu. Sahabat gue yang sejatinya suka teriak-teriak kalo berbicara, bisa menjadi sosok anggun didepan orang yang baru dia temui. Seperti ingin menunjukan sifat lainnya, menampakkan sikap yang berbeda saat bertemu orang baru. Seolah sahabat gue ingin memberi kesan kepada orang baru itu, bahwa dia adalah sosok wanita anggun, sosok yang penuh dengan senyum, sosok yang selalu riang. Emangnya harus seperti itu ya? Sama seperti sahabat gue, teman gue yang lainnya pun sering bersikap seperti itu. Diluar lingkaran teman-teman dekatnya, dia beru...

·
Dailylife

Pertemuanku dengan gadis bercadar

Ahlan. Pernah denger nggak, tentang qoutes seperti ini, “Jodoh pasti ketemu” “Jodoh itu nggak akan tertukar” “Azab penghina jomblo” Dan sepertinya, gue ketemu deh ketika minggu lalu. Sama sosok yang kena azab ituh jodoh gue. Jadi, ketika itu gue sedang berangkat menuju masjid Al-Azhar. Tujuannya hendak belajar. Pencitraan banget, nyet Nggak tau deh, tempat favorit belajar sejak di pondok itu adalah masjid. Mungkin karena tempatnya adem semeriwing-semeriwing gitu kali yak, makanya betah. Padahal ujung-ujungnya tidur juga sih. Tapi... yah, namanya juga sudah nyaman. Susah mau pindah ke lain hati. Lah. Sebelumnya gue sempat singgah ke kantor imigrasi, mau liat orang-orang antri disana. Kayaknya seru aja sih, liat orang-orang yang antri. Terus tiba-tiba dari luar, gue teriak, “RASAIN LU!! ANTRI DAH SONO!! MAMAM LUH!! HAHAHA” Sambil lempar petasan ke dalam kantor imigrasi, biar tambah rame. Tapi percuma juga sih. Nggak ada yang paham juga. Wong, yang ngantri oran...

·