Tuesday, 28 November 2017

Minggu bahagia

Hari minggu ini akan terasa sangat berbeda dengan hari-hari biasanya. Cewe yang pernah gue ceritakan di tulisan ini, ternyata dia mengiyakan ajakan gue untuk jalan bareng. Gue engak tau dia kesambet apa, gue enggak peduli juga, yang penting hari ini gue seneng karena dia mengiyakan ajakan yang enggak bermutu ini. Karena sebelumnya gue susah untuk berbicara berdua dengan cewe ini di pertemuan sebelumnya, sekarang mungkin saatnya untuk bisa mengenal lebih jauh.

https://giphy.com/
Penasaran  sama pertemuan sebelumnya? Bisa dibaca disini loh.
Biasanya yang akan gue lakukan setiap hari minggu, hanya tidur, makan serta main game, tanpa mandi seharian.  Dan kali ini entah kenapa ketika masuk kamar mandi bawaannya senyum-senyum sendiri. Ternyata rasanya naksir sama cewe seperti ini ya. Belum ketemu, sudah ketawa-ketawa geli. Baru membayangkan bisa jalan berdua, senyum-senyum sendiri. Apalagi kalau sudah ketemu sama cewe ini. Semoga saja gue enggak melakukan hal bodoh yang bisa membuat si cewe jijk.
Hari itu dia memakai krudung berwarna abu-abu serta  kaus hitam panjang dengan pola garis-garis putih. Cantik banget. Walaupun kausnya mirip-mirip zebra cross sih, ya bodo amat lah. Gue masih engga menyangka, cewe cakep seperti dia mau menemani hari minggu gue si serpihan rengginang ini. Anjir. Kenapa nulis paragraf ini jadi senyum-senyum sendiri plus kangen gitu ya.
Nggilani
Rencana gue untuk kali ini, sederhana. Tipikal anak-anak muda lainnya. Menghabiskan seharian dengan orang yang ditaksir, diskusi segala hal, serta nonton bioskop bareng, dan ditutup dengan mengantarkannya kembali ke rumah dengan selamat.
Ketika sampai di salah satu mall di daerah depok, gue langsung menuju ke bioskop. Rencananya hari ini harus nonton film yang sedang hits itu. Pengabdi Setan. Bentar, engga usah mikir aneh-aneh dulu. Gue berani nonton film horror sekarang, karena sebentar lagi gue akan kembali ke Mesir. Dan di Mesir, gue kira enggak akan ada pocong atau kuntilanak, toh yang gue takuti di Mesir nanti bukan setan, melainkan harga mie goreng yang bisa 5x harga di Indonesia. Jadi gue kira nanti gue akan terlihat lebih macho dan nilai plus karena berani nonton film sera mini tanpa tutup mata dan menjerit kayak cewe. Siapa tau kan? Padahal aslinya penakut juga sih gue. Ehe.
Tiket bioskop jam dua siang, sudah habis. Begitu pula dengan jam lima. Yang tersisa hanya di jam delapan malam. Tapi kenapa gue merasa senang dengan hal ini ya? Kalau sedang naksir seseorang memangnya semenjijikan ini ya? Dikit-dikit senyum sendiri, dikit-dikit kangen. Najis.
Gue menghabiskan waktu yang tersisa dengan cewe ini dengan berlama-lama di KFC. Gue kayak orang norak kalau ke KFC disini, karena menemukan berbagai macam menu yang enggak dijual di Mesir. Dan yang terpenting, disini di sediakan nasi dan juga saus sambal yang bebas mau mengambil seberapa banyak. Kalau di Mesir hanya disediakan roti kecil dan dua buah sachet saus tomat. Perut gue di isi lima roti, enggak akan mempan juga. Emang dasarnya kentung, makan roti banyak enggak kenyang.
Mulai dari perkuliahan, dosen di kampus, serta akun lambe turah, semuanya diobrolin. Dan untungnya gue nyambung. Tiga bulan liburan di Jakarta, gue mulai membangkitkan kebiasaan lama yang dulu gue benci. Dan ternyata kebiasaan itu ada gunanya juga. Kebiasaan nonton berita gosip, ternyata mempersatukan diri kami.
Setelah cukup lama di KFC, gue mengajak cewe berkumis tipis ini untuk mencari sup durian. Katanya ada yang menjual sup durian enak disini. Sekitar lima hari untuk bisa ke tempat tersebut dari mall ini.
Engga lucu, nyet
Untuk kali ini gue mungkin akan terlihat bodoh. Karena setelah mencari diluar mall, dan mengikuti petunjuk dari Google, tempat yang gue datangi bukanlah penjual sup durian, melainkan penjual helm. Mantap.
**
Bioskop hari ini benar-benar penuh. Banyak yang menunggu sambil duduk di lantai, karena bangku yang di sediakan diluar teater terlalu sedikit dibandingkan para penonton bioskop. Ada yang sandaran sambil mendengarkan temannya bercerita, ada yang mesra-mesraa, ada yang makan nasi padang. Rame banget lah pokoknya.
Filmnya sendiri, menghibur. Film ini punya aura seram, tapi tanpa perlu menggunakan jump scare. Tapi berhubung gue akan kembali ke Mesir, gue biasa aja gitu. Enggak takut juga. Dan apakah cewe berkumis tipis ini berani? Oh tentu enggak. Sepanjang film,  waktunya lebih banyak dihabiskan untuk menutupi mukanya dengan krudung dan sesekali menjerit histeris. Gue lebih banyak kaget karena si cewe berkumis tipis ini teriak, ketimbang adegan di filmnya.
Tapi bagaimanapun juga, gue senang bisa menghabiskan seharian bersama cewe berkumis tipis ini. Semua adegan yang terjadi di hari ini sepertinya sudah gue rekam. Mulai dari ekspresi wajahnya saat tertawa mendengarkan cerita sedih gue. Raut wajahnya yang serius ketika membantu gue untuk menemukan arah jalan si penjual durian. Dan wajah teduhnya ketika sedang berbicara ke gue.
Alay
Yang gue harap sekarang ini, semoga waktu cepat berlalu dan bisa membawa gue kembali untuk bertemu dengannya sekali lagi. Dan semoga saja kumisnya enggak bertumbuh lebat ketika gue bertemu dengannya nanti.

8 comments:

  1. Akhir-akhir ini tulisannya manis mulu nih si Oji. Kangen banget pasti, ya? Uwuwuw~ :)
    Yah, kalaupun kumisnya nanti tumbuh lebat, ada yang namanya cukuran, Zi. Wqwq.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya uyyy~~
      Ehe ehe

      Klo beneran ampe d potong gara" lebat, gue ngeri juga sih

      Delete
  2. Fauzi sedang jatuh cinta. Fix ~

    Yakali kumisnya jadi lebat, emangnya pake wak doyok :))

    ReplyDelete
  3. Boleh nggak aku buka komen ini dengan celetukan, "ciyeeee yang lagi gedebug lope sama ciwiwi berkumis tipis, ciyeeeeee ...."

    Yahh gitulah yang namanya awal awal naksir ya. Semuanya indaaaaaahhh di rasa. Bikin kangen jiwa raga. Semoga kalo emang jodoh, bakalan panjang nih episode cintanya.

    ReplyDelete
  4. Wadaw postingan jatuh cinta gini yg bikin gue hmmm hmmm hmmmm alias sikat gan si gadis kumis tipis sebelum batas penukaran hadiah berakhir bhaaakk :)) #salampecah

    ReplyDelete
  5. Anjir. Kalimat terakhirnya merusak keromantisan tulisan ini. Apaan kumis tumbuh lebat wooooy. :(

    Ciyeeeee berjam-jam penuh bersama gebetan terkasih ya, Zi. Semoga segera ke pelaminan, ya. Eh. Kecepatan ngomongin itu ya. Semoga segera nonton bareng lagi, ya. Uhuy~

    ReplyDelete
  6. cieeee....
    gue bisa ngerasain banget senyum senyum mandi sesaat sebelum kencan. kadang perut juga mules karna gerogi.
    waduh, org indo kalo gk makan nasi gk kenyang yah. sama kyk gue juga. hahaha.
    otu beneran jadinya ke kang helm bukan sop durian? ckckck.
    goodluck buat keduanya. goodluck lo yg mau balik lagi ke mesir! ciayo!

    ReplyDelete

Eettt..... Mau kemana?
Komen dulu dong okeee :))